Gelar Seminar Nasional, PORDI Ceritakan Domino Dari Permainan Tradisional Menuju Cabang Prestasi Berbasis Sport Science

 



UJARAN.CO.ID, JAKARTA – Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) terus mendorong pengembangan olahraga domino agar semakin diakui sebagai cabang olahraga yang memiliki standar kompetisi dan kajian akademik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan menggelar Seminar Nasional di GOR UNJ, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2026).


Seminar nasional tersebut mengusung tema "Olahraga Domino dalam Perspektif Holistik: Integrasi Sport Science, Kesehatan, Sport Industry, Budaya dan Sosial Menuju Indonesia Emas". Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat ekosistem olahraga domino di Indonesia melalui pendekatan ilmiah dan profesional.


Ketua Panitia Dr Hendro Wardoyo, M.Pd mengatakan kegiatan ini bertujuan menghadirkan perspektif dari para ahli di bidangnya masing-masing untuk memperkuat ekosistem olahraga domino di Indonesia. Selain itu, seminar juga menjadi sarana edukasi bagi pengurus, pegawai, official PORDI, serta masyarakat umum agar memahami olahraga domino secara lebih luas.


"Menjadikan permainan Domino sebagai olahraga yang modern berbasis kajian akademik dalam perspektif sport science dan industri olahraga global," ucapnya.


Menurut Hendro, transformasi domino menjadi olahraga modern membutuhkan dukungan kajian akademik agar pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi dapat berjalan lebih profesional.


Sementara itu, Dekan FIKK UNJ Prof. Dr. Nofi Marlina Siregar, M.Pd menjelaskan bahwa olahraga domino memiliki karakteristik yang berbeda karena mengandalkan kemampuan berpikir dan strategi. Domino saat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai permainan rekreasi, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki sistem kompetisi terstruktur.


Olahraga domino, kata dia, dimainkan dengan aturan baku, sistem penilaian objektif, serta membutuhkan kemampuan strategi, konsentrasi, dan ketahanan mental dari seorang atlet.


"Permainan ini telah berkembang dari sekadar aktivitas rekreasi menjadi olahraga kompetitif yang dipertandingkan dalam berbagai turnamen lokal, nasional, maupun internasional. Artinya Domino ini sudah bisa menjadi salah satu olahraga pikiran," jelasnya.


Prof. Nofi menyebut olahraga domino memiliki nilai kognitif tinggi yang dapat melatih berbagai kemampuan atlet, mulai dari berpikir strategis, membaca pola permainan, mengambil keputusan dalam tekanan, hingga menjaga fokus selama pertandingan.


"Dalam konteks olahraga prestasi, aspek ini dinilai sejalan dengan kajian psikologi olahraga, khususnya pada cabang yang menuntut ketahanan mental (mental endurance) dan kecerdasan taktis," pungkasnya.


Ketua Umum PB PORDI Andi Jamaro Dulung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya seminar nasional tersebut, khususnya FIKK UNJ yang telah menjadi mitra dalam pengembangan olahraga domino.


Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi bagian penting untuk membangun fondasi olahraga domino yang lebih kuat, baik dalam pembinaan atlet maupun peningkatan kualitas kompetisi.


"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta serta seluruh peserta yang hadir. Semoga seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem olahraga domino di Indonesia, mencetak atlet-atlet berprestasi, serta membawa olahraga domino Indonesia menuju panggung nasional maupun internasional," ujarnya.


Melalui seminar nasional ini, PORDI berharap olahraga domino semakin berkembang sebagai cabang olahraga yang memiliki nilai prestasi, akademik, dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.


Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNJ dan PB PORDI. 


Gelaran seminar ini merupakan rangkaian dari Jakarta Domino Tournament yang akan digelar di Jakarta International Velodrome pada 27-28 Juni 2026. 


Pada turnamen nanti, akan menghadirkan 1024 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 

0 Comments