![]() |
| Suasana khidmat bercampur antusiasme mewarnai Masjid Jami’ Nurul Iman, Caleko Alau Salo, Desa Wage, selama dua hari terakhir (2-3 Mei 2026). |
WAJO, UJARAN.CO.ID – Suasana khidmat bercampur antusiasme mewarnai Masjid Jami’ Nurul Iman, Caleko Alau Salo, Desa Wage, selama dua hari terakhir (2-3 Mei 2026). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Festival Anak Sholeh dengan tema besar "Membangun Karakter Qur'ani: Wujudkan Generasi Berbakat dan Bertaqwa".
Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat bagi siswa-siswi dari sekolah dasar di Desa Wage, yakni SDN 222 Wage, SDN 287 Wage, dan MI Swasta Wage. Berbagai cabang lomba mulai dari Lomba Adzan, Pildacil, Hafalan Surah Pendek, hingga Fashion Show Islami berhasil memukau para juri dan tamu undangan yang hadir.
Kepala Desa Wage, Pak Jabir, S.Sos, dalam sambutannya saat pembukaan acara menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif mahasiswa. "Kami sangat mendukung kegiatan religius seperti ini. Kehadiran adik-adik KKN UINAM membawa warna bagi Desa Wage, khususnya dalam memotivasi anak-anak kami untuk lebih mencintai masjid dan nilai-nilai Al-Qur'an," ungkapnya.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Angkatan 78 UINAM Desa Wage, Ahmad Khairul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan mereka selama masa pengabdian 45 hari di desa tersebut. "Kami ingin meninggalkan jejak positif melalui pembinaan karakter generasi muda di Desa Wage. Antusiasme peserta dari ketiga sekolah sangat luar biasa," ujarnya.
Acara ini dihadiri langsung oleh perangkat kecamatan, jajaran pemerintah desa, imam desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Kepolisian setempat yang turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa KKN UINAM. Kehadiran Ibu Sekcam Sabbangparu, Ibu Kusmawati Tusman, S.Pd.I, sebagai salah satu juri pada lomba Fashion Show Islami menambah kemeriahan sekaligus memberikan motivasi luar biasa bagi para peserta.
"Melihat keberanian anak-anak kita tampil di atas panggung dengan nilai-nilai islami adalah kebanggaan tersendiri. Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi menjadi pondasi karakter mereka ke depan," ujar Ibu Sekcam pada penutupan acara.
Kemeriahan semakin memuncak saat pengumuman juara, di mana piala, sertifikat, dan hadiah penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas usaha keras adik-adik peserta. Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah para pemenang yang didampingi oleh orang tua dan guru pendamping masing-masing.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Anak Sholeh, Muhammad Farel, dalam laporan kegiatannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara selama dua hari tersebut. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian lomba berjalan sukses dengan total partisipasi peserta yang tinggi. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman panitia, pengurus masjid Jami' Nurul Iman, masyarakat Desa Wage, semua pihak sponsor atas dedikasinya sehingga Festival Anak Sholeh ini bisa terlaksana dengan penuh khidmat," lapornya pada sesi penutupan.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Desa Wage, tokoh masyarakat, berbagai pihak sponsor, serta kolaborasi apik dengan para media partner yang membantu menyebarluaskan semangat positif dari pelosok desa ke khalayak luas.

0 Comments