![]() |
| Prof. Sukardi Weda resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Jumat (29/8/2025) |
UJARAN.CO.ID, Makassar – Prof. Sukardi Weda resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Jumat (29/8/2025). Ada yang menarik dari momen pendaftaran tersebut, yakni busana khas yang dikenakan. Prof. Sukardi tampak menggunakan songkok recca, penutup kepala tradisional Bugis yang sarat makna filosofi.
Songkok recca dikenal luas di kalangan masyarakat Bugis sebagai simbol kehormatan, kebijaksanaan, dan kepribadian yang teguh. Kehadiran atribut tersebut pada saat pendaftaran dinilai bukan sekadar pilihan gaya, melainkan penegasan identitas kultural.
“Hari Jumat adalah hari yang penuh berkah dalam tradisi Islam, dan songkok recca merepresentasikan akar budaya Bugis. Kombinasi keduanya memperlihatkan bagaimana nilai religius dan lokalitas bisa menyatu dalam langkah besar menuju kepemimpinan di Unhas,” ujar salah seorang akademisi yang hadir.
Pendaftaran Prof. Sukardi sekaligus menjadi penanda keseriusannya dalam mengikuti seluruh tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas 2025, yang telah diluncurkan panitia pada awal Agustus. Tahapan dimulai dengan verifikasi administrasi, tes kesehatan, hingga seleksi Senat Akademik (SA), sebelum masuk ke pemilihan melalui Majelis Wali Amanat (MWA).
Dalam konteks Pilrek Unhas, penggunaan songkok recca ini memberi pesan simbolis: seorang pemimpin bukan hanya membawa kapasitas akademik, tetapi juga jejak budaya dan kearifan lokal yang kuat. Hal ini sejalan dengan semangat Unhas sebagai universitas yang lahir dari dan untuk masyarakat Sulawesi Selatan, sekaligus berperan di tingkat nasional dan global.
Dikesempatan yang sama, Prof Sukardi menargetkan pada tahun 2028, Unhas menjadi universitas unggul dengan kinerja ekselen pada tiga pilar tridharma: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Ia menekankan pentingnya standar Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) sebagai rujukan untuk meningkatkan kualitas institusi. “Tujuh kriteria Baldridge adalah fondasi untuk menjadikan Unhas memiliki reputasi global,” tambahnya.
Selain itu, ia berkomitmen untuk:
1. Menghasilkan alumni berdaya saing global di dunia kerja.
2. Mewujudkan tridharma perguruan tinggi berstandar internasional.
3. Meningkatkan atmosfer akademik yang kondusif.
4. Memberikan layanan prima kepada seluruh civitas akademika.
5. Membangun jaringan kemitraan dengan universitas dunia, seperti Harvard, Cambridge, Oxford, Stanford, MIT, NUS, Peking University, hingga Osaka University.
Dengan visi-misi tersebut, Prof Sukardi dinilai sebagai figur yang siap membawa Unhas ke level World Class Leader University.

0 Comments