Bupati Mamasa Sambut Uskup Agung Makassar dengan Prosesi Adat

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati H. Sudirman serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hadir langsung menyambut kedatangan Uskup Agung beserta rombongan. Kehadiran tokoh agama tersebut disambut hangat oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
UJARAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menyambut kunjungan Uskup Agung Makassar dengan prosesi adat penuh kekeluargaan di Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Jumat (1/8/2025). Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan Gereja Katolik, khususnya dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan bermartabat.

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati H. Sudirman serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hadir langsung menyambut kedatangan Uskup Agung beserta rombongan. Kehadiran tokoh agama tersebut disambut hangat oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan meriah. Suasana acara diwarnai dengan tampilan budaya khas Mamasa, termasuk tarian tradisional dan pengalungan kain adat sebagai bentuk penghormatan. Simbol-simbol adat tersebut menggambarkan penghargaan dan keakraban antara pemerintah daerah dengan Gereja Katolik.

Dalam sambutannya, Bupati Welem menyampaikan rasa hormat atas kehadiran pimpinan Gereja Katolik di Mamasa. Ia menilai kunjungan ini sebagai energi baru dalam memperkuat nilai persaudaraan lintas umat beragama dan mendukung pembangunan moral masyarakat.

“Kehadiran Uskup Agung Makassar adalah kehormatan besar bagi masyarakat Mamasa. Ini sekaligus menjadi momen untuk meneguhkan semangat toleransi, persatuan, dan kolaborasi dalam membangun daerah,” ujar Welem.

Ia menambahkan, kerjasama antara pemerintah daerah dengan Gereja Katolik diharapkan dapat semakin intensif, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan penguatan karakter generasi muda Mamasa. Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan berarti tanpa dibarengi pembangunan moral dan spiritual.

Uskup Agung Makassar dalam kunjungannya juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah dan masyarakat Mamasa. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan persaudaraan dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial di tengah keberagaman.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkab Mamasa dalam menjaga nilai budaya lokal. Prosesi adat yang ditampilkan bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga penegasan identitas budaya Mamasa yang sarat nilai persaudaraan.

Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti prosesi penyambutan. Kehadiran Uskup Agung dinilai memberikan semangat baru untuk memperkuat ikatan sosial dan memperdalam nilai-nilai kebersamaan.

Dengan kunjungan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan Gereja Katolik semakin solid, sehingga mampu bersinergi dalam membangun Mamasa yang damai, religius, dan berdaya saing.

0 Comments