Viral Video Guru Gunting Seragam Siswa di Jawa Tengah, Netizen Bereaksi Keras


Dalam video berdurasi singkat yang beredar sejak Minggu (20/4/2025), tampak guru tersebut tanpa ragu memotong beberapa bagian pakaian siswa yang berdiri di hadapannya. 

UJARAN.CO.ID – Sebuah video memperlihatkan aksi seorang guru menggunting seragam siswa viral di media sosial dan menuai banyak kecaman dari warganet. Video tersebut menunjukkan seorang guru perempuan berhijab tengah menggunting bagian seragam siswa di dalam ruang kelas.


Dalam video berdurasi singkat yang beredar sejak Minggu (20/4/2025), tampak guru tersebut tanpa ragu memotong beberapa bagian pakaian siswa yang berdiri di hadapannya. “Viral guru di Jawa Tengah gunting baju siswa. Netizen tak setuju, seharusnya bisa dibicarakan lebih baik terlebih dahulu,” tulis narasi video tersebut.


Aksi tersebut sontak mengundang reaksi keras dari para pengguna media sosial. Banyak netizen yang menilai tindakan guru itu tidak pantas dilakukan di lingkungan pendidikan. “Emang yang beli seragam gurunya?” ujar seorang netizen dengan nada kesal.


Sebagian netizen mempertanyakan apakah tindakan semacam itu berpengaruh terhadap kedisiplinan atau kecerdasan siswa. “Emang ngaruh sama kecerdasan siswa?” timpal netizen lainnya yang turut mempertanyakan logika di balik tindakan guru tersebut.


Tak sedikit pula yang menyayangkan cara mendidik seperti itu, apalagi dilakukan secara terbuka di hadapan siswa lain. “Duh, nggak harus seperti itu caranya mendidik siswa di sekolah,” ujar netizen lainnya yang juga mengecam tindakan guru.


Belum diketahui secara pasti alasan guru tersebut melakukan pemotongan seragam secara langsung di dalam kelas. Dugaan sementara mengarah pada pelanggaran aturan berpakaian yang tidak sesuai dengan tata tertib sekolah.


Pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Wartawan UJARAN.CO.ID masih mencoba menghubungi pihak terkait untuk konfirmasi lebih lanjut.


Kasus ini menjadi sorotan publik karena dinilai menyangkut etika dalam dunia pendidikan. Banyak pihak menilai pendekatan dialogis dan edukatif seharusnya lebih diutamakan dibandingkan tindakan yang dapat mempermalukan siswa.


Kejadian ini juga mendorong diskusi di kalangan pendidik mengenai pentingnya pola asuh dan pembinaan yang humanis dalam menangani pelanggaran siswa di sekolah. “Tindakan keras bisa membuat trauma pada anak dan memperburuk kondisi psikologisnya,” ujar pemerhati pendidikan.


Netizen berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi semua tenaga pendidik agar lebih bijak dan mengedepankan pendekatan edukatif dalam mendisiplinkan siswa. “Guru adalah panutan, harusnya bisa menunjukkan sikap yang lebih membangun,” ujar seorang netizen lainnya.

0 Comments