Mandar Domino Series 3 Bikin Heboh, 2.048 Peserta dari Berbagai Daerah Padati Sport Center Polewali Mandar

 



UJARAN.CO.ID, POLEWALI MANDAR — Turnamen Nasional Mandar Domino Series 3 di Sport Center Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mendapat sambutan besar dari para pencinta olahraga domino. Sebanyak 2.048 peserta atau 1.024 pasangan ambil bagian dalam kompetisi yang digelar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).

Jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino. Mandar Domino Series 3 juga menjadi salah satu turnamen nasional dengan jumlah peserta besar yang digelar di Sulawesi Barat.

Peserta tidak hanya berasal dari Sulawesi Barat dan daerah sekitar. Pemain dari sejumlah wilayah di Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa hingga Jawa Timur turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Turnamen ini juga diikuti peserta dari berbagai kelompok usia dan gender. Bahkan, seorang peserta perempuan datang dari Sulawesi Selatan, sementara pemain berusia sekitar 70 tahun turut bertanding di arena Sport Center Polewali Mandar.

Kondisi tersebut memperlihatkan semakin luasnya komunitas olahraga domino di Indonesia. Domino yang selama ini dikenal sebagai permainan populer di masyarakat mulai berkembang menjadi olahraga dengan sistem kompetisi dan organisasi yang semakin terstruktur.

Pembukaan Mandar Domino Series 3 dilakukan langsung Ketua PB PORDI, Andi Jamarro Dulung, di Sport Center Polewali Mandar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PB PORDI Sulawesi Barat Andi Ibrahim Masdar, Kapolres Polewali Mandar yang mewakili Kapolda Sulawesi Barat, perwakilan Dandim 1402 Polewali, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ketua PB PORDI Andi Jamarro Dulung mengaku terkesan melihat antusiasme peserta. Ia menyebut jumlah peserta dan kemeriahan Mandar Domino Series 3 berada di luar perkiraannya.

“Ini luar biasa. Saya bangga sekali hadir di acara yang begitu spektakuler,” ujar Andi Jamarro.

Menurut Andi Jamarro, perkembangan olahraga domino di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. PORDI kini telah memiliki kepengurusan di 31 provinsi, dengan 21 provinsi di antaranya telah resmi dilantik.

Pertumbuhan organisasi tersebut, kata dia, perlu diikuti dengan peningkatan tata kelola dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pertandingan.

“Permainan ini harus kita kelola secara profesional. Karena ketika kita tidak profesional, maka kebesaran ini tidak ada artinya,” tegasnya.

PORDI juga mendorong pengembangan kategori pertandingan domino agar semakin beragam. Ke depan, kompetisi dapat mempertandingkan sejumlah kelas berdasarkan kelompok usia dan karakter peserta, seperti remaja, dewasa, senior, perempuan hingga kategori campuran.

Menurut Andi Jamarro, semakin banyak kategori pertandingan akan semakin membuka peluang atlet untuk berkompetisi di berbagai level kejuaraan.

Selain memperluas kesempatan bagi atlet, pembagian kategori tersebut juga berpotensi meningkatkan jumlah medali yang diperebutkan dalam kompetisi olahraga domino tingkat nasional.

“Bukan saja delapan medali, tapi bisa 16 medali di tingkat nasional,” katanya.

Besarnya jumlah peserta Mandar Domino Series 3 menjadi gambaran perkembangan olahraga domino di Indonesia. Keterlibatan pemain lintas daerah, usia, dan gender juga memperlihatkan bahwa komunitas olahraga tersebut terus berkembang dan memiliki potensi untuk semakin besar di tingkat nasional.


0 Comments