UJARAN.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengklarifikasi bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional merupakan kewenangan penuh panitia pusat dan tidak dapat diintervensi oleh pemerintah daerah.
Penegasan tersebut disampaikan guna merespons polemik hasil seleksi peserta asal Kota Makassar berinisial CYL yang ramai menjadi perbincangan publik di media sosial.
Sebagai bentuk perhatian, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah menemui langsung peserta terkait bersama jajaran Kesbangpol Kota Makassar di Rumah Jabatan Gubernur pada Senin (25/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut digelar untuk membuka ruang komunikasi agar aspirasi disalurkan melalui mekanisme resmi.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap memfasilitasi apabila Pemerintah Kota Makassar ingin mengajukan keberatan atau menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Panitia Pusat sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Salim Basmin, Rabu (27/5/2026).
Salim menegaskan bahwa Pemprov Sulsel sangat menghormati seluruh rangkaian tahapan dan keputusan seleksi berjenjang yang dilaksanakan sesuai pedoman nasional.
Ia juga berkomitmen memastikan aspirasi masyarakat terkait transparansi proses seleksi dapat tersampaikan secara baik kepada otoritas pusat tanpa mencampuri kewenangan penetapan hasil akhir.
Mengakhiri keterangannya, Pemprov Sulsel mengimbau masyarakat untuk menyikapi berbagai wacana yang berkembang secara bijak, proporsional, serta mengacu pada informasi yang utuh demi menjaga situasi tetap kondusif.
Tag: Pemprov Sulsel, Seleksi Paskibraka, Andi Sudirman Sulaiman, Diskominfo Sulsel, Paskibraka Nasional

34 Comments
Miris lihat anak muda yang jujur berjuang harus kalah sama permainan di balik layar!
ReplyDeleteKalau sudah ramai di medsos baru sibuk angkat bicara, coba dari awal terbuka kan tidak begini!
ReplyDeleteKatanya menjunjung persatuan, tapi praktek di lapangannya malah bikin kekecewaan di mana-mana.
ReplyDeleteTiap tahun pola masalahnya sama terus, tidak pernah ada pembenahan serius dari panitia.
ReplyDeleteJangan cuma pandai bersilat kata di media, masyarakat sekarang sudah makin pintar menilai!
ReplyDeleteKasihan orang tua peserta yang sudah korbankan waktu dan biaya tapi akhirnya digeser juga.
ReplyDeleteKecewa sekali lihat sistem seleksi yang terus-menerus timbulkan kontroversi begini.
ReplyDeleteBuka saja dokumen penilainnya kalau memang tidak ada yang disembunyikan. Berani tidak?
ReplyDeleteKatanya murni penilaian, tapi kenyataannya yang punya akses sama pejabat selalu aman posisinya.
ReplyDeleteMental anak-anak kasihan yang jadi korban permainan politik dan ego panitia!
ReplyDeleteCapek ki dengar alasan yang sama tiap tahun. Mana transparansi real-nya?
ReplyDeleteSemoga isu ini cepat mereda biar anak-anak yang lolos bisa konsentrasi penuh latihan.
ReplyDeletePenasaran ki sama standar penilainnya, kalau dibuka ke publik pasti makin dipercaya.
ReplyDeleteKita dukung yang terbaik ji untuk Sulsel, siapa pun yang terpilih harus dihargai hasilnya.
ReplyDeleteApa pun klarifikasinya, semoga jadi bahan evaluasi buat panitia seleksi di tahun-tahun berikutnya.
ReplyDeleteBagus ji kalau memang tidak ada intervensi, yang penting objektivitas tetap dijaga ketat.
ReplyDeleteSemoga proses karantina dan pelatihannya nanti berjalan lancar tanpa kendala.
ReplyDeleteKasihan adik-adik yang kena dampaknya kalau isu-isu begini terus diributkan di media.
ReplyDeleteKalau memang pansel pusat yang pegang penuh, berarti provinsi cuma memfasilitasi ji di sini.
ReplyDeleteWajar ji publik bertanya-tanya, karena masyarakat ingin anak-anak yang betul-betul terbaik yang berangkat.
ReplyDeleteSemoga transparansi ini bukan cuma di Paskibraka ji, tapi di semua seleksi daerah lainnya juga.
ReplyDeleteTabe' mau tanya, kapan jadwal resmi pemberangkatan tim Paskibraka ke Jakarta?
ReplyDeleteEwako! Mari kita dukung penuh adik-adik perwakilan Sulsel di tingkat nasional nanti!
ReplyDeleteKeren! Murni hasil keringat dan kerja keras adik-adik sendiri, bukan karena ada titipan.
ReplyDeleteTidak diragukan lagi keputusannya kalau pansel pusat sendiri yang turun menilai langsung.
ReplyDeleteBangga ki lihat anak-anak Sulsel berprestasi secara jujur dan transparan.
ReplyDeletePenjelasan yang sangat clear. Semoga adik-adik perwakilan Sulsel nanti lancar jalankan tugasnya.
ReplyDeleteSalut sama Pemprov yang cepat tanggap luruskan berita hoaks. Sukses Paskibraka Sulsel 2026!
ReplyDeleteMantap ki! Kalau ada bukti dan standar dari pusat, tidak usah dengar gosip-gosip tidak jelas di medsos.
ReplyDeleteBaji' sekali klarifikasinya. Semoga adik-adik yang lolos makin fokus latihan dan jaga kesehatan.
ReplyDeletePembuktian kalau anak-anak Sulsel punya kualitas dan bersaing secara murni tanpa ordal.
ReplyDeleteSetuju sekali! Penilaian Paskibraka sekarang makin ketat dan objektif karena ada tim pusat langsung.
ReplyDeleteLuar biasa perjuangan anak-anak kita. Semoga yang terpilih bisa memberikan yang terbaik di tingkat nasional!
ReplyDeleteTaii**
ReplyDelete