| Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tak kuasa menahan haru saat mengumumkan bahwa proyek strategis Jalan Provinsi Tabone–Nosu–Pana akan segera dilanjutkan. |
UJARAN.CO.ID – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tak kuasa menahan haru saat mengumumkan bahwa proyek strategis Jalan Provinsi Tabone–Nosu–Pana akan segera dilanjutkan.
Kabar menggembirakan ini disampaikannya di hadapan warga Nosu saat peluncuran Kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Nosu, Senin (21/7/2025) sore. "Informasi ini baru saya terima langsung dari Kepala Dinas PUPR Sulbar via WhatsApp," ujarnya dengan suara bergetar.
Proyek jalan ini telah lama dinantikan masyarakat. Sejak 2016, penanganannya dilakukan bertahap melalui APBD Provinsi Sulawesi Barat, namun hingga kini masih banyak segmen yang belum tuntas. "Hampir satu dekade, proyek ini dikerjakan bertahap mulai dari galian badan jalan, timbunan pilihan, hingga rigid beton," ujarnya.
Tahun ini, pembangunan difokuskan pada ruas Tabone–Nosu dan Nosu–Pana, dengan total anggaran mencapai Rp 17,7 miliar. "Anggaran ini digunakan untuk mempercepat penyelesaian ruas strategis yang menjadi akses vital masyarakat," ujarnya.
Paket pekerjaan meliputi pelebaran badan jalan sepanjang 12 km, timbunan pilihan setebal 20 cm dengan lebar 7 meter, serta pengerjaan rigid beton mutu K-350 sepanjang 2,1 km. "Kami memastikan pengerjaan dilakukan sesuai standar dan berkualitas," ujarnya.
Bupati mengajak masyarakat Nosu untuk mendukung penuh proyek ini, terutama saat proses pelebaran berlangsung. "Mohon jangan ada penghalangan. Justru masyarakat harus ikut mengawasi agar pelaksanaannya tepat mutu dan tepat waktu," ujarnya.
Jalan Tabone–Nosu–Pana memiliki arti strategis karena menghubungkan wilayah terisolasi Nosu ke pusat ekonomi kabupaten. "Proyek ini akan mempercepat distribusi logistik, akses layanan dasar, dan memperkuat pemasaran komoditas unggulan Nosu dan Pana," ujarnya.
Selain itu, proyek ini juga mendukung pemasaran hasil hortikultura, kopi, serta hasil hutan bukan kayu yang menjadi sumber ekonomi masyarakat. "Peningkatan jalan ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan proyek ini sebagai prioritas pembangunan infrastruktur dalam Misi IV Panca Daya, yaitu membangun infrastruktur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. "Pembangunan pedalaman menjadi fokus utama dalam RPJMD Sulbar," ujar Gubernur Suhardi Duka sebelumnya.
Bupati Welem menyebut proyek ini sebagai simbol nyata komitmen Pemprov Sulbar terhadap pemerataan pembangunan dan inklusi wilayah terpencil. "Kami berharap selesainya jalan ini akan membuka akses, memperkuat ekonomi, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Mamasa," pungkasnya.
0 Comments