Rapat senat yang digelar di lantai 14 Gedung Menara Pinisi tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda dan dihadiri langsung oleh tujuh orang bakal calon rektor.
Berdasarkan hasil pengundian, Prof Sukardi Weda menempati nomor urut 1, disusul Prof Aslinda (2), Prof Eko Hadi Sujiono (3), Prof Suwardi Annas (4), Prof Hasmyati (5), Dr Arifin Manggau (6), dan Prof Ismunandar (7).
Prof Sukardi Weda mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian nomor urut wahid tersebut. Menurutnya, nomor 1 memberikan kesempatan berharga untuk tampil pertama dalam memaparkan visi, misi, dan program kerja strategis empat tahun ke depan.
"Tentu ini patut disyukuri. Mendapat nomor urut 1 berarti diberikan kesempatan pertama untuk menyampaikan visi,misi, dan program kerja strategis 4 tahun ke depan, yakni periode 2027–2031," ujar Sukardi.
Dalam kontestasi kali ini, Sukardi mengusung visi besar untuk membawa UNM bertransformasi menjadi World Class University Leader dengan reputasi ekselen di tingkat global dalam ranah Tridharma Perguruan Tinggi.
Ia menyoroti posisi pemeringkatan nasional UNM dalam beberapa tahun terakhir yang masih berada di kisaran peringkat 46. Hal tersebut dinilainya membutuhkan terobosan sistematis agar UNM mampu melesat menjadi perguruan tinggi unggul.
Bila dipercaya menakhodai UNM, Prof Sukardi berkomitmen mengimplementasikan kerangka kerja Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) guna menjamin tata kelola dan kualitas mutu pendidikan berstandar internasional.
Tahapan Pilrek UNM selanjutnya akan memasuki agenda penyampaian visi dan misi bakal calon di hadapan anggota senat serta civitas akademika sebelum melangkah ke tahap penyaringan dan pemilihan rektor.
Tag: Pilrek UNM, Sukardi Weda, Nomor Urut Pilrek, UNM Makassar, World Class University
.jpeg)
0 Comments