
UJARAN.SINJAI – Gelaran Musyawarah Daerah (MUSDA) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sinjai telah berakhir. Syahrul Paesa terpilih sebagai nahkoda baru DPD KNPI Kabupaten Sinjai.
Sebelum Musda berlangsung, ada banyak paradigma yang bermunculan seperti permintaan DPD KNPI Sulawesi Selatan versi Nurkanita yang meminta Musda ditunda, hingga melayangkan surat Plt Ketua DPD KNPI Sinjai.
Selain itu, ada beberapa OKP lingkup Kabupaten Sinjai yang juga menolak penyelenggaraan Musda tersebut dan menganggap cacat prosedural.
Salah satu OKP yang mengatakan seperti itu yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sinjai yang sedari awal menolak dan menganggap Musda cacat prosedural.
Ketua GMNI Sinjai, Fathul Rahmat ketika di hubungi oleh wartawan ujaran terkait telah selesainya gelaran musda, ia mengaku tetap konsisten dari awal dan enggan berkomentar perihal nahkoda baru DPD KNPI Sinjai.
“Kemarin sempat ada komentar yang saya buat, khusus penyelenggaraan Musda, Tetap pada statemnt awal dan Cuman untuk sekarang saya tidak berkomentar mengenai nahkoda yg terpilih,” ungkapnya Minggu, (27/12/2020) malam ini.
Lebih lanjut, ketika wartawan ujaran menanyakan perihal musda versi Plt Ketua jika ada, maka ia siap ikut.
“Iyee In Shaa Allah siap,” pungkasnya.
(Riswandii)
0 Comments