Pemkab Sinjai Fokus TBC dan MBG, Penanganan Baru Capai 36 Persen

 

Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, mengikuti rapat koordinasi (rakor) percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual, Senin (29/9/2025).

UJARAN.CO.ID — Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, mengikuti rapat koordinasi (rakor) percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual, Senin (29/9/2025). Rakor ini berlangsung di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai.

Dalam rakor tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik, Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib, Direktur RSUD Sinjai dr. Kahar Anies, Kabid P2P Akhirani, serta jajaran Dinas Kesehatan Sinjai.

Selain membahas percepatan penanggulangan TBC, rakor ini juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus berjalan aman, higienis, serta memenuhi standar gizi.

Rakor dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya peran aktif kepala daerah untuk menyukseskan program nasional, terutama dalam mempercepat penanganan TBC dan memastikan MBG tepat sasaran.

“Tadi Mendagri memberikan arahan terkait percepatan penuntasan TB kepada Pemerintah Daerah serta melaporkan perkembangannya secara kontinue, juga membahas MBG,” ungkap Kadinkes Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik usai rakor.

Menanggapi arahan tersebut, dr. Emmy menegaskan bahwa Pemkab Sinjai telah menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan TBC.

“Dari 1.272 target TBC, telah ditemukan 453 kasus atau sekitar 36% yang telah dilakukan penanganan,” jelasnya.

Sementara untuk program MBG, ia menekankan pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai standar legal keamanan pangan.

“Soal MBG, itulah pentingnya sertifikat higienis bagi seluruh penyedia makanan sebagai jaminan keamanan pangan. Sosialisasi dan pelatihan bagi penjamah makanan agar mereka paham cara mengolah makanan dengan baik juga tidak kalah penting,” tambahnya.

Melalui rakor ini, Pemkab Sinjai berkomitmen mempercepat penemuan kasus TBC, meningkatkan keberhasilan pengobatan, mencegah penularan, serta memperkuat sinergi lintas sektor.

Selain Mendagri, rakor juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti, serta perwakilan Badan Gizi Nasional.

0 Comments