Viral, Gol Kontroversial Bonto Salama FC Vs PS Turungan Pada Laga Final HUT RI Ke-80

UJARAN.CO.ID. Babak Final Sepak bola Umum Perayaan HUT RI ke-80 tingkat kecamatan Sinjai barat kabupaten Sinjai di lapangan Padaelo Manipi yang mempertemukan antara PS Turungan vs Bonto Salama FC kembali menuai kontroversi.(16/08/2025)

Hal ini terjadi setelah wasit dan seluruh perangkat pertandingan tidak memperlihatkan profesionalitasnya dalam memimpin pertandingan dilapangan dan memperlihatkan ketidaksiapan panitia dalam menggelar kegiatan.

Diketahui bahwa yang menjadi kontroversi apakah terjadi gol atau tidak karna bola yang mengarah ke gawang namun jatuh dan berada di luar jaring gawang dan terdapat jaring yang robek dari awal pertandingan yang sangat disayangkan ini dibiarkan oleh panitia sehingga memicu kontroversi.

Sehingga menejer tim dari Ps Turungan mengambil keputusan untuk menarik timx keluar lapangan sehingga permainan tidak dilanjutkan lagi dimenit-menit ke-70.

Ini bukan soal siapa yg bisa mengangkat piala atau tidak tapi soal tidak adanya profesionalitas yang mencederai prinsip sportivitas sebab hal ini tidak akan terjadi jika perangkat pertandingan dan panitia menjalankan tugasnya dengan baik


Salah satu penonton yang meluangkan kekecewaannya mengatakan 
"Tidak ada gol bola berada diluar jaring dan tidak ada aturan, wasit meminta pertimbangan penonton untuk menentukan keputusan" ujar salah penonton

Sebagian pihak menyebut bahwa pertandingan antara PS Turungan Vs Bonto Salama FC pada HUT RI ke-80 mempertontonkan kemunduran penyelenggaran sepak bola dimana hal serupa pernah terjadi Laga antara Everton melawan Accrington Stanley pada 1889 ada keputusan kontroversial wasit menentukan terjadi atau tidak terjadinya gol tatkala gawang sepak bola tidak dilengkapi jaring. Wasit tak punya standar bukti bahwa gol tercipta usai bola melewati gawang yang kemudian menjadi Sejarah awal digunakan gunakan jaring gawang. sumber (literatur Kompas.com rilisan 11 November 2008 judul "Sejarah Jaring Gawang Sepak Bola)

Bukan hanya itu permainan permainan yang berlangsung dari babak pertama sering delay dalam waktu yang lama akibat kekurangan cadangan bola kaki yang juga memicu kritik atas kesiapan panitia penyelenggara ini mengulang sejarah buruk penyelenggaraan kegiatan HUT RI tingkat kecamatan Sinjai Barat sehingga kedepan perlu Evaluasi mendalam untuk kegiatan yang akan datang.

Red.







0 Comments