![]() |
| Peresmian SPKLU ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), khususnya di wilayah selatan Sulawesi Selatan. |
Makassar, ujaran.co.id— PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kabupaten Jeneponto yang berlokasi di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Peresmian SPKLU ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), khususnya di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
Tidak hanya menghadirkan fasilitas pengisian kendaraan listrik, PLN juga meresmikan Ruang Teduh SPKLU, sebuah area lounge yang nyaman hasil kolaborasi dengan Cora Cafe, UMKM lokal Jeneponto. Fasilitas ini dirancang agar pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat dengan nyaman sembari menunggu proses pengisian daya.
Founder Cora Cafe, Ramly Usman, mengaku optimistis kehadiran SPKLU dan Ruang Teduh ini akan meningkatkan kunjungan masyarakat. Ia menyebut lokasi yang strategis serta meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik menjadi peluang bagi UMKM lokal.
“Kami sebagai UMKM lokal merasa bersyukur SPKLU PLN ULP Jeneponto telah hadir. Terima kasih atas inisiatif PLN yang melibatkan UMKM dalam mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Lokasinya sangat strategis dan kami optimistis akan banyak masyarakat berkunjung,” ujarnya.
Peresmian fasilitas tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, pada Kamis (11/12). Peresmian ini sekaligus menandai beroperasinya SPKLU dan Ruang Teduh Cafe bagi masyarakat umum.
Edyansyah menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU di Jeneponto merupakan fasilitas pertama di daerah tersebut dan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas serta pariwisata modern di Sulawesi Selatan.
“SPKLU yang hadir di Jeneponto merupakan fasilitas pertama di daerah ini dan ditujukan untuk mendukung pariwisata modern, khususnya bagi pengguna kendaraan listrik yang menuju destinasi wisata unggulan seperti Pantai Bira di Bulukumba,” ujarnya.
Ia menambahkan, fasilitas ini juga menjadi sarana pemberdayaan UMKM lokal dengan menghadirkan produk kopi dari petani setempat melalui kerja sama dengan Cora Cafe.
“Pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir bepergian ke Bira. PLN telah menyediakan SPKLU di PLN ULP Takalar, PLN ULP Jeneponto, PLN ULP Bantaeng, PLN UP3 Bulukumba, hingga SPKLU Paduppa Resort,” ujarnya.
Diketahui, SPKLU PLN ULP Jeneponto merupakan medium charging dengan kapasitas 22 kW dan telah mulai beroperasi sejak Januari 2025. Hingga saat ini, total energi listrik yang telah digunakan di SPKLU tersebut tercatat mencapai 2.264 kWh.
Edyansyah juga mengungkapkan bahwa hingga kini PLN UID Sulselrabar telah mengoperasikan 65 SPKLU di 51 lokasi yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah 14 unit SPKLU hingga akhir 2025.
“PLN akan terus menambah titik SPKLU, termasuk di kawasan kampus dan perkantoran, sebagai bagian dari strategi jangka panjang mendukung transisi energi bersih dan memperluas akses kendaraan listrik,” ujarnya.
Dengan hadirnya SPKLU dan Ruang Teduh Cafe di PLN ULP Jeneponto, PLN optimistis mampu menciptakan sinergi antara infrastruktur energi bersih, kenyamanan pengguna, sektor pariwisata, dan pemberdayaan UMKM lokal, guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

0 Comments