PW AMMDI Kepri Peduli, Warga Pun Menikmati

Pembagian Sembako

UJARAN.BATAM – Pimpinan Wilayah (PW) Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (AMMDI) Kepulauan Riau (Kepri) membagikan 500 paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Dalam pembagian paket sembako tersebut, kali ini AMMDI perioritaskan kepada warga yang tidak mendapatkan program Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Daerah maupun Pusat. Batam, (01/10/2020).

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (AMMDI) Kepulauan Riau (Kepri), Juanda menyebut bahwa pembagian paket sembako yang dilakukannya sebagai bentuk kepedulian AMMDI kepada masyarakat khususnya yang ada di Batam.

“Kemarin masyarakat yang ada di Kecamatan Tembesi sudah kita bagikan. Rencananya enam Kecamatan akan kita sisir jemput bola, pokonya selama pandemi ini, tak boleh ada masyarakat yang kelaparan,” ucap Juanda.

Sementara itu, Salah seorang warga Tembesi Sukinah (65) tahun mengaku sangat senang dengan adanya bantuan paket sembako. Menurutnya, bantuan yang diberikan AMMDI sangat bermanfaat untuk tiga hari ke depan.

“Terimakasih kepada AMMDI yang telah membantu warga Tembesi, kemarin saya dapat kabar dari Pak RT, katanya saya dapat paket sembako. Saya tak menduga kalau dapat bantuan beras, minyak goreng, sarden dan lain-lain,” ujarnya.

Sebagai ibu rumah tangga yang berpenghasilan rendah, lanjut Sukinah, selama pandemi Covid-19, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya hanya mengandalkan pemberian dari anak-anaknya dan uluran tangan dari para dermawan.

“Sangat membantu buat saya dalam kebutuhan hidup sehari-hari, terimakasih saya ucapkan kepada dermawan yang telah memberikan paket sembako,” tambahnya.

Terpisah, Lurah Tembesi Muh Alfi Eranov mengapresiasi dengan adanya bantuan sembako dari Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah. Ia mengatakan bahwa dengan adanya bantuan sembako yang diberikan kepada warga di kelurahanya tentu meringankan beban masyarakat.

“Saya sampaikan ke warga Tembesi, kalau seandainya ada warga yang belum mendapatkan bantuan. Nantinya bisa koordinasi dengan pihak kelurahan, selanjutnya kelurahan akan mengajukan ke Dinas Sosial. Kita akan respon cepat pengaduan masyarakat,” tuturnya.

(Riswandii)

0 Comments