| Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam kegiatan Karya Bakti Pembersihan Kanal Sinrijala dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Aksi bersih kanal ini berlangsung pada Selasa (12/8/2025). |
UJARAN.CO.ID – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam kegiatan Karya Bakti Pembersihan Kanal Sinrijala dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Aksi bersih kanal ini berlangsung pada Selasa (12/8/2025).
Wali Kota Makassar memimpin langsung jalannya pembersihan di Kanal Sinrijala, yang berada di Kelurahan Barabarayya Selatan dan Timur, Kecamatan Panakkukang. Aksi tersebut menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan perkotaan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sekitar 1.000 personel gabungan, terdiri dari jajaran Pemkot Makassar, Satgas Drainase dan SDA Dinas PU Kota Makassar, Satgas Kecamatan, Kodim 1408/Makassar, Polri, serta berbagai komunitas masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menekankan bahwa kebersihan kanal bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat. “Kesadaran untuk tidak membuang sampah ke kanal harus terus ditingkatkan. Menjaga kebersihan setelah pembersihan sama pentingnya dengan aksi hari ini,” ujarnya.
Meski secara teknis pengelolaan kanal berada di bawah kewenangan Balai Besar Sungai Jeneberang–Pompengan (Kementerian PUPR), Pemerintah Kota Makassar tetap berkomitmen untuk membantu mengatasi permasalahan sampah. Salah satunya melalui program Jumat Bersih dan pemberian penghargaan bagi warga yang konsisten menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyatakan bahwa kegiatan pembersihan kanal ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. “Pembersihan kanal Sinrijala adalah upaya nyata dalam menjaga kelancaran aliran air, mencegah banjir, dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Ini bentuk komitmen kami agar warga Makassar dapat merasakan manfaat langsung dari kerja bersama ini,” ujarnya.
Menurut Zuhaelsi, keberhasilan kegiatan ini bukan hanya diukur dari sampah yang terangkut, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan kanal secara berkelanjutan.
Dengan adanya karya bakti ini, diharapkan kanal Sinrijala dapat berfungsi lebih optimal dalam menampung aliran air, mengurangi risiko banjir, dan memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi warga sekitar.
0 Comments