Napoleon Bonaparte : Ayam Jantang Dari Barat

Napoleon Bonaparte: Ayam Jantang Dari Barat

UJARAN -  Sejarah Napoleon Bonaparte adalah kisah yang menarik dan penuh drama, penuh dengan kekuasaan, perang, dan intrik politik. Berikut adalah alur cerita singkat tentang Napoleon Bonaparte:

Masa Muda

Napoleon Bonaparte lahir pada 15 Agustus 1769 di Korsika, sebuah pulau yang saat itu menjadi bagian dari Kerajaan Prancis. Dia adalah anak kedua dari keluarga bangsawan rendah. Pendidikan dan pelatihan militernya dimulai pada usia muda di Prancis.

Revolusi Prancis

Pada 1789, Revolusi Prancis dimulai, mengguncang tatanan sosial dan politik di negara itu. Napoleon mendukung revolusi ini dan mendapatkan reputasi sebagai seorang jenderal yang handal dalam kampanye militer awal revolusi.

Kudeta 18 Brumaire

Pada tahun 1799, Napoleon melancarkan kudeta yang dikenal sebagai Kudeta 18 Brumaire. Ini membawanya ke tampuk kekuasaan sebagai First Consul Prancis, dan akhirnya, sebagai Konsul Napoleon, yang memberinya kekuasaan yang lebih besar.

Kampanye Militer

Napoleon adalah seorang jenderal yang brilian. Dia memimpin serangkaian kampanye militer yang sukses, termasuk kampanye di Italia, Mesir, dan Austria. Kemenangan-kemenangannya membuatnya terkenal di seluruh Eropa.

Kekaisaran Napoleon

Pada tahun 1804, Napoleon mengganti dirinya sebagai Kaisar Napoleon I. Ia mendominasi Prancis dan sebagian besar Eropa selama beberapa tahun, mengenalkan berbagai reformasi hukum dan administrasi yang dikenal sebagai Kode Napoleon.

Perang Koalisi

Kekuasaan Napoleon memicu perlawanan dari berbagai negara Eropa. Aliansi-aliansi koalisi Eropa terus-menerus melawan Prancis dalam serangkaian perang yang dikenal sebagai Perang Koalisi Napoleon.

Penaklukan Rusia dan Kekalahan

Salah satu momen kunci dalam sejarah Napoleon adalah Kampanye Rusia tahun 1812. Napoleon dan pasukannya menginvasi Rusia, tetapi mereka akhirnya dikalahkan oleh musim dingin yang keras dan strategi perang Rusia yang cerdik. Ini melemahkan kekuasaannya secara signifikan.

Pengasingan Pertama dan Penggulingan

Setelah kekalahan di Rusia dan serangkaian kekalahan lainnya dalam Perang Koalisi, Napoleon dipaksa mengundurkan diri pada tahun 1814 dan diasingkan ke Pulau Elba.

Pengasingan Kedua dan Kembalinya

Napoleon melarikan diri dari Pulau Elba pada tahun 1815 dan kembali ke Prancis dalam periode yang dikenal sebagai Seratus Hari. Ia merebut kekuasaan kembali, tetapi kemudian mengalami kekalahan definitif dalam Pertempuran Waterloo dan diasingkan ke Pulau Saint Helena.

Kematian

Napoleon Bonaparte meninggal di Pulau Saint Helena pada 5 Mei 1821.

Kisah Napoleon Bonaparte adalah salah satu dari sejumlah besar kisah sejarah yang penuh intrik, kejayaan, dan kejatuhan. Ia memainkan peran yang signifikan dalam membentuk Perancis dan Eropa pada abad ke-19, dan warisannya tetap relevan hingga hari ini. Seorang tokoh pemberani yang juga dikenal dengan sebutan ayam jantang dari barat. 


Artikel ini sebelumnya telah tayang di KNEWS dengan judul Kisah Intrik Napoleon Bonaparte

(referensi : berbagai sumber)

0 Comments