
UJARAN.GOWA – Latihan Kader Dakwah Dasar Tingkat (LKDD) Sekolah SMK/SMA/MA Se-kecamatan Bungaya, yang diselenggarakan oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koord Bungaya. Kegiatan berrlangsung di Pondok Pesantren Nurhidayah Rabbin Bontomanai selama dua hari sejak tanggal 9 April hingga 10 April 2021.
Kegiatan telah melahirkan 43 Da’i yang siap mewarnai bulan suci Ramadhan di kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Bungaya.
Ketua Umum HIPMA GOWA Koordinatorat Bungaya Muh Alfian mengatakan bahwa, pelatihan Kader Dakwah ini, merupakan persiapan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
“Kali ini dari semua kawan-kawan HIPMA Gowa, Khususnya Koord.Bungaya, bersepakat mengadakan suatu kegiatan LKDD, dan sekarang sudah ada 43 Da’i yang telah mengikuti kegiatan ini dan sama-sama siap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.
Lanjut Muh Alfian, pihaknya juga akan melaksanakan camp Ramadhan sebelum agenda safari Ramadhan. Dilaksanakan bersama 43 Da’i yang telah mengikuti LKDD tersebut, dalam kegiatan Camping Ramadhan tersebut terdapat 29 siswa yang akan di bekali sebagai penceramah Tarawih dan lainnya sebagai protokol dan mengaji tilawah.
“Setelah di lakukannya LKDD ini kami berencana akan mengadakan Camping Ramadhan bersama Da’i-da’i yang telah mengikuti kegiatan tersebut, dalam kegiatan Camping nantinya terdapat 29 siswa yang akan di bekali sebagai penceramah Tarawih dan lainnya. Seperti sebagai protokol dan mengaji tilawah, yang bertujuan agar dalam agenda safari Ramadhan yang akan dilaksanakan betul-betul mewarnai malam Tarawih karena di isi oleh Da’i-Da’i muda yang berkualitas,” jelasnya.
Kepala Desa Bontomanai dan juga Ketua Yayasan Nurhidayah Rabbin Bontomanai, Muh. Idrus mengapresiasi dan mendukung adanya kegiatan LKDD
“Saya juga sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini melihat antusias dari kawan-kawan dari HIPMA Gowa Koord.Bungaya dan juga melihat semangat anak-anakku yang mau belajar lebih terkhususnya di untuk penyambutan bulan suci Ramadhan ini,” pangkasnya.
Idrus juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti inilah yang harusnya dijaga dan juga dilestarikan, juga menjadi sebagai khas.
“Saya juga berharap agar kegiatan ini tetap bisa dilakukan dari tahun ketahun, dan hingga menjadi orang-orang ataupun calon penerus bangsa yang sukses kelak,” harapnya. (red/pensa)
0 Comments