Sapa Pelosok Kabupaten Pangkep, Aktivis Sosial Indonesia Melibatkan 120 orang Volunteer

UJARAN.PANGKEP - Sebagai salah satu komunitas yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Aktivis Sosial Indonesia menggelar proyek sosial yang bertajuk “Sapa Pelosok Kampung Bung” di pelosok Kabupaten Pengkep tepatnya di Kampung Bung, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 16-18 Februari 2024 ini melibatkan 120 orang volunteer yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus, pelajar dan juga pekerja. 

Kampung Bung merupakan salah satu daerah tertinggal di Kabupaten Pangkep, kondisi geografis yang sangat terpencil dan akses jalan yang kurang memadai sehingga pengembangan infrastruktur, pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, akses tekhnologi informasi, serta distribusi ekonomi masyarakat masih sangat terbatas. 

Hal inilah yang mendorong pengurus Aktivis Sosial Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan untuk melaksanakan kegiatan “Sapa Pelosok” sebagai bentuk kepedulian mereka untuk membantu memberikan perubahan positif terhadap daerah ini.

Selama tiga hari Aktivis Sosial Indonesia melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada di Kampung Bung, diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan anak-anak, mengisi pelajaran formal dan nonformal kepada anak-anak PAUD hingga SMA, serta melakukan pembersihan dan pembenahan lingkungan sekolah. 

Irwan Bahri selaku ketua umum Aktivis Sosial Indonesia mengatakan, “Saya sangat tidak menyangka pada kegiatan kali ini kami bisa melibatkan ratusan volunteer, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Bung yang selalu antusias menerima kedatangan kami, semoga apa yang kami lakukan dapat meninggalkan kesan yang baik kepada adik-adik dan masyarakat disini," ungkapnya.

Pada kegiatan ini para relawan juga memberikan bantuan berupa alat tulis, alat kebersihan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian edukasi mengenai pentingnya menjanga kebersihan  serta melakukan pembenahan sekolah PAUD sederhana yang baru saja dibangun.

“Terima kasih kepada anak-anak AKSI yang sudah membantu memperbaiki PAUD saya, pasti anak-anak disini semakin semangat untuk belajar melihat kondisi sekolahnya sekarang,” ujar Sahari, selaku pendidik dan pendiri PAUD Hikmah Bung.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengadaan lomba untuk anak-anak dan masyarakat serta penampilan hiburan dari para relawan dan juga anak-anak yang telah diberikan latihan terlebih dahulu. 

“Tentunya kami disini sangat terbantu dan sangat terhibur dengan kehadiran adik-adik dari AKSI, semoga adik-adik ini tidak bosan-bosan untuk datang ke kampung kami,” ujar Arif, selaku RK Kampung Bung.

Pada akhir kegiatan, Aktivis Sosial Indonesia berhasil melakukan perubahan yang cukup signifikan di lingkungan sekolah dan masyarakat Kampung Bung. Sekolah PAUD yang sebelumnya belum layak digunakan kini sudah siap digunakan untuk proses belajar mengajar, serta masyarakat merasa sangat terbantu dan terhibur dengan adanya kegiatan ini. (Red)

0 Comments